Gas water heaters: how to solve 3 frequent problems

ariston | modified: March 30, 2023

Pemanas air gas mungkin bisa disebut sebagai perangkat elektronik yang paling umum digunakan di rumah. Kita bisa menyebutnya demikian karena pemanas air gas memungkinkan kita untuk mendapatkan air hangat tanpa repot, sekaligus tanpa takut harus membayar biaya tagihan listrik yang lebih mahal. Namun terkadang mungkin ada masalah pada perangkat pemanas air kamar mandi berbahan bakar gas, misalnya water heater gas tidak menyala padahal kita yakin sudah memasangnya dengan benar.


Nah, kalau Anda yakin sudah memasang pemanas air gas dengan benar, namun perangkatnya sendiri tidak mampu menghasilkan air hangat sesuai kebutuhan, berarti ada yang salah dengan perangkatnya. Beruntung beberapa masalah pemanas air gas cenderung mudah diselesaikan dengan sedikit keterampilan manual. Yuk kita cari tahu caranya di petunjuk mini yang praktis ini.



1. Pemanas air gas tidak menyala


Penyebab water heater gas tidak menyala biasanya disebabkan kurangnya koneksi ke sistem daya atau aktivasi kunci pengaman pemanas air. Dalam kasus seperti itu mungkin, cara memperbaiki water heater gas tidak menyala cukup sederhana.


Anda hanya perlu mematikan pemanas dan menghidupkannya lagi setelah beberapa menit. Namun jika masalah terus berlanjut, sebaiknya hubungi salah satu teknisi kami. Anda sebaiknya jangan membongkar komponen apapun yang terdapat di dalam perangkat, apalagi kalau Anda tidak memiliki keahlian untuk melakukannya.


2. Sulit memanaskan air


Masalah lain yang sangat sering terjadi pada pemanas air gas adalah kesulitan perangkat ketika harus memanaskan air. Dalam konteks ini, penyebab water heater gas tidak panas sering disebabkan oleh tekanan air yang tidak berada di angka yang seharusnya. Dalam kondisi normal, tekanan air seharusnya berada di antara 1,5 dan 2 bar dalam kondisi optimal.


Kalau ternyata tekanan air tidak berada dalam angka normal, cara mengatasi water heater gas tidak panas relatif mudah dilakukan. Anda cukup mengoperasikan katup regulasi untuk mengembalikan tekanan ke nilai yang benar. Hanya saja Anda perlu melakukannya dengan hati-hati. Kami sarankan ikuti petunjuk yang diberikan dalam buku manual penggunaan pemanas air, agar Anda bisa menghindari kerusakan pada perangkat pemanas. 


3. Tidak bekerja dengan baik


Kadang kala ada kondisi di mana pemanas air gas tiba-tiba berhenti bekerja. Kalau ini yang terjadi, Anda sebaiknya memastikan bahwa tidak ada kebocoran gas. Setelah itu periksa apakah sistem penguncian bekerja dengan baik - jangan lupa baca buku petunjuk penggunaan pemanas air untuk menemukan di mana letak sistem penguncian.


Lalu masalahnya juga bisa dikarenakan tekanan rendah, di mana normalnya tidak melebihi 2 bar. Kalau ini yang terjadi, ubah katup regulasi agar normal kembali. Namun bila masalah terus berlanjut, kami sarankan untuk menghubungi teknisi, yang mungkin juga menyarankan untuk anda mengganti pemanas air gas.


Bila Anda harus mengganti pemanas air gas dengan yang baru, klik katalog pemanas air gas dengan tangki guna menemukan model pemanas air paling modern dan inovatif yang diproduksi Ariston, merek pemanas air kamar mandi no. 1 dari Italia.