Mengenal Jenis Kabel Listrik & Tips Memilih Ukuran Tepat
Sebagai bagian dari masyarakat modern, kamu pasti akan sering bertemu dengan kabel. Hal ini karena ketergantungan terhadap listrik dan alat elektronik. Faktanya, 99,48% rumah tangga di Indonesia sudah dialiri listrik pada tahun 2024.[1] Namun, tahukah kamu apa saja jenis kabel listrik?
Meskipun eksistensinya familiar di kehidupan sehari-hari, masih banyak orang yang belum tahu jenis kabel listrik rumah. Tapi, kamu tidak perlu khawatir karena panduan lengkapnya ada di sini. Selain jenis-jenisnya, kamu juga bisa belajar tentang cara menghitung kebutuhan kabel yang tepat di bawah ini!
Mengapa Harus Tahu Jenis-jenisnya?

Banyak orang mengira jika jenis kabel listrik PLN itu sama, entah itu dari segi bentuk maupun fungsi. Tapi ternyata, semuanya punya perbedaan yang signifikan. Jika salah memilih dan salah menggunakan, akibatnya bisa fatal untuk keselamatan diri dan bangunan.
Akibat yang paling sering terjadi adalah terkena kejut listrik atau kesetrum. Kira-kira, ada 400 kasus kesetrum di rumah setiap tahun.[2] Sering kali kejadian ini memicu cedera yang serius. Pada kasus yang lebih jarang, akibatnya bisa lebih fatal, bahkan hingga kematian.
Sedangkan dampak bagi rumah dan bangunan lainnya adalah kebakaran. Contoh nyatanya adalah kasus-kasus kebakaran di Jakarta. Selama tahun 2023-2024, 69,5% kasus kebakaran tersebut disebabkan oleh listrik.[3] Jadi, kamu wajib tahu jenis-jenis kabel agar meminimalkan kecelakaan dan lebih aman.
Apa Saja Kabel Utama untuk Rumah Tangga?

Mengingat pentingnya mengetahui jenis-jenis kabel listrik, kamu perlu segera mempelajarinya. Secara garis besar, ada beberapa jenis kabel utama yang eksistensinya sangat vital di rumah tangga, yaitu:
1. NYA
Bisa dibilang jika kabel NYA adalah kabel untuk rumah tangga yang paling umum dan populer. Ciri khasnya adalah isolasi yang hanya satu lapis, sehingga akan kamu kenal dengan nama kabel tunggal. Alasan mengapa kabel ini populer adalah karena harganya yang lebih murah daripada jenis lain.
Namun, karena hanya memiliki satu isolator, kabelnya rentan rusak karena tikus atau masalah lain yang sejenisnya. Kabelnya juga tidak tahan air, sehingga rentan korsleting. Jadi, kamu wajib melindunginya dengan pipa PVC. Untuk alasan keamanan, kamu bisa menanam kabel di dalam tembok.
2. NYM/HYO
Jika ingin opsi yang lebih aman, maka kabel NYM adalah solusinya. Nama lainnya adalah HYO, jadi kamu tidak perlu bingung karena keduanya adalah produk yang sama. NYM merupakan standar penamaan kabel sedangkan HYO adalah nama merek dagang atau istilah pasar yang cukup populer.
Ciri khasnya adalah memiliki 1-4 inti. Lapisan luarnya juga lebih aman karena sudah terlindungi oleh lapisan isolasi PVC.
Selain itu, jenis kabel listrik NYM juga lebih tahan terhadap air dan kelembapan, sehingga tidak mudah terjadi masalah. Kamu juga bisa menanamnya di tembok agar lebih aman dan terlihat lebih rapi saat dipandang.
3. NYMHY
Apabila rumah perlu aliran listrik yang lebih fleksibel untuk alat portabel atau indoor, maka kamu perlu kabel NYMHY. Kabel ini termasuk jenis kabel listrik serabut.
Komponen di dalamnya lebih banyak karena memiliki konduktor dan isolator. Isolatornya ada dua, yaitu bagian dalam dan bagian luar yang berfungsi sebagai pelindung.
Apa Saja Kabel Fleksibel di Instalasi Listrik Rumah?

Pada dasarnya, NHMHY/NYAF termasuk ke dalam kabel listrik serbaguna dan fleksibel untuk instalasi rumah. Kamu bisa memilih salah satu sebagai kabel listrik utama. Tapi selain itu, ada satu tambahan kabel lain yang tidak boleh kamu lupakan, yaitu NYY.
NYY adalah salah satu jenis kabel listrik outdoor yang serbaguna. Jika ketiga kabel di atas bisa kamu pasang di dinding, maka yang satu ini perlu dipasang di tanah. Konstruksinya lebih kuat, tapi kamu tetap harus melindunginya dengan pipa besi atau PVC.
Jenis Kabel Khusus dan Standar untuk Keperluan Tertentu

Jika semua kabel di atas berfungsi secara umum, ada beberapa kabel lain yang fungsinya lebih khusus, seperti:
- RG-6 dan RG-59: Fungsinya untuk transmisi sinyal TV kabel.
- Twisted Pair: Fungsinya untuk transmisi sinyal telepon.
- NYMHYO: Fungsinya untuk transmisi suara di loudspeaker dan alat sejenisnya.
- BC: Fungsinya untuk konduktor grounding.
Tips Menghitung Ukuran Kabel yang Tepat Berdasarkan Kebutuhan Daya (Ampere)

Jika sudah tahu apa yang kamu butuhkan, langkah selanjutnya adalah mengetahui jumlah kebutuhannya. Caranya sangat mudah, karena kamu hanya perlu tahu kemampuan hantar arusnya.
Berikut adalah beberapa langkah untuk menghitungnya!
- Cek name plate yang tertempel di alat listrik untuk mengetahui kebutuhan daya. Biasanya ada informasi lengkap dari kebutuhan volt, watt, dan ampere.
- Kalikan kebutuhan ampere dengan 125% untuk alasan keamanan. Misalnya, jika kebutuhan daya adalah 5,21 Ampere, maka kamu perlu kabel dengan daya 6,5125 Ampere.
- Cek kebutuhan kabel sesuai dengan kebutuhan Ampere melalui tabel.
| Luas Penampang Kabel (mm2) |
Kebutuhan Ampere |
| 0,75 |
12 |
| 1 |
15 |
| 1,5 |
18 |
| 2,5 |
26 |
| 4 |
34 |
| 6 |
44 |
| 10 |
61 |
| 16 |
82 |
| 25 |
108 |
| 35 |
135 |
| 50 |
168 |
| 70 |
207 |
| 95 |
250 |
| 120 |
292 |
Ariston: Pilihan Instalasi Listrik Aman untuk Water Heater dan AC

Selain pemilihan kabel, pemilihan alat elektronik di rumah juga wajib tepat. Tujuannya agar rumah terasa lebih aman, tidak mudah kesetrum atau kebakaran. Jika kamu membutuhkan AC dan water heater yang aman, maka produk dari Ariston adalah jawabannya.
Semua produk Ariston dibuat dengan standar Eropa, sehingga desainnya pasti mewah dan aman. Pemakaian jenis kabel listrik di semua alatnya juga sudah tepat. Jadi, kamu tidak perlu khawatir ada korsleting listrik atau masalah lain. Karena itu, ayo pesan produknya sekarang juga!