Doa Mandi Puasa Ramadan: Keutamaan, Bacaan & Pelaksanaannya

modified: 27 Februari 2026

Sudah jadi rahasia umum jika bulan Ramadan adalah bulan yang dinanti-nanti oleh umat muslim di seluruh dunia. Di bulan ini kamu bisa lebih banyak beribadah, salah satunya dengan berpuasa. Tapi sebelum itu, ada amalan yang tidak boleh kamu lupakan, yaitu membaca doa mandi puasa Ramadan.

Meskipun bukan termasuk rukun puasa, namun banyak muslim yang mandi wajib tepat sebelum bulan Ramadan tiba. Alasannya beragam, tapi biasanya agar tubuh bebas dari hadas besar. Jadi, kamu lebih siap beribadah tanpa ada keraguan soal keadaan tubuh. Hasilnya, ibadah jadi lebih khidmat.

Temukan bacaan niat mandi puasa Ramadan latin, Arab, dan terjemahannya, lengkap dengan rukun, tata cara, serta keutamaan mandi besar sebelum puasa dalam penjelasan berikut!

Pentingnya Mandi sebelum Puasa Ramadan

orang yang memakai handuk sambil menutup wajah

Seperti pada penjelasan di atas, sebenarnya kebiasaan mandi besar tepat sebelum puasa Ramadan itu tidak wajib. Kamu bisa melakukannya dan boleh tidak melakukannya. Tidak ada ayat Al-Qur’an dan hadis shahih yang secara spesifik menganjurkan atau melarang kebiasaan masyarakat yang satu ini. 

Orang-orang melakukan ini karena Islam menyukai kebersihan dan agar tubuh bebas dari hadas besar. Beberapa contoh yang paling umum adalah setelah haid atau nifas selesai, ketika selesai berhubungan seksual, keluar air mani, dan kondisi lain yang sejenis.

Hadas besar memang bukan termasuk hal yang membatalkan puasa, tapi tetap wajib dibersihkan secepat mungkin karena merupakan syarat sah salat. Beberapa orang merasa lebih tenang jika sudah melakukannya.

Ada hadis yang berkaitan dengan hadas besar sebagai salah satu definisi keislaman, yaitu hadis Sunan Abu Dawud Nomor 4697. Bunyinya:

‏"‏ إِقَامُ الصَّلاَةِ وَإِيتَاءُ الزَّكَاةِ وَحَجُّ الْبَيْتِ وَصَوْمُ شَهْرِ رَمَضَانَ وَالاِغْتِسَالُ مِنَ الْجَنَابَةِ ‏"‏

Artinya: Islam berarti mendirikan salat, membayar zakat, melaksanakan haji, berpuasa di bulan Ramadan, dan mandi karena hadas besar.[1]

Tidak hanya itu, Nabi Muhammad saw. juga sering menekankan soal pentingnya mandi besar di bulan Ramadan. Khususnya ketika sedang berstatus junub. 

Contohnya seperti hadis Sunan Abu Dawud Nomor 2389 yang berbunyi:

قَالَ لِرَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ وَاقِفٌ عَلَى الْبَابِ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُصْبِحُ جُنُبًا وَأَنَا أُرِيدُ الصِّيَامَ ‏.‏ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ وَأَنَا أُصْبِحُ جُنُبًا وَأَنَا أُرِيدُ الصِّيَامَ فَأَغْتَسِلُ وَأَصُومُ ‏”

Artinya: Seorang laki-laki berkata kepada Rasulullah saw. ketika ia berdiri di pintu: “Wahai Rasulullah, saya berstatus junub di waktu subuh dan ingin berpuasa.” Rasulullah saw. menjawab: “Saya juga berstatus junub di waktu subuh dan ingin berpuasa. Saya mandi dan saya berpuasa.”[2]

Doa Niat Mandi sebelum Puasa Ramadan

tangan orang yang berdoa

Semua ibadah harus diawali dengan niat dalam Islam. Hal yang sama juga berlaku untuk ibadah puasa. Bukan hanya niat puasa Ramadan, kamu juga perlu tahu niat mandi puasa Ramadan Arab, latin, dan artinya seperti berikut!

نَوَيْتُ أَدَاءَ اْلغُسْلِ اْلمَسْنُوْنِ لِيْ فِيْ هَذِهِ اللَّيْلَةِ مِنْ رَمَضَانَ لله تَعَالَى

Latin: Nawaitu adâ’al ghuslil masnûni lî fî hadzihil lailatil min romadhona lillâhi ta’âlâ.

Artinya: Aku berniat menjalankan mandi yang disunnahkan kepadaku pada malam ini di bulan Ramadan karena Allah Ta’ala.

Selain doa mandi sunah puasa Ramadan di atas, kamu juga bisa membaca niat khusus jika tujuan mandi adalah untuk membersihkan diri dari hadas besar. 

Berikut adalah doa mandi puasa Ramadan beserta artinya untuk situasi tersebut!

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitul ghusla liraf’il hadatsil akbari minal janabati fardhan lillahi ta’ala.

Artinya: Aku berniat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah Ta’ala.

Rukun dan Tata Cara Mandi sebelum Puasa Ramadan

orang yang sedang keramas

Ada beberapa rukun yang perlu kamu lakukan saat mandi wajib atau mandi besar. Rukun yang pertama adalah membaca niat keramas puasa Ramadan Arab, latin, dan artinya di atas. Lalu, bersihkan seluruh tubuh tanpa terkecuali dan hilangkan segala jenis najis. 

Jika kamu bingung soal bagaimana cara mandi wajib saat puasa, cukup ikuti tata cara berikut ini!

  1. Basuh tangan (kanan dan kiri) tiga kali.
  2. Bersihkan kemaluan dan area dubur agar bersih dari najis.
  3. Wudhu dengan sempurna, kamu bisa wudhu dengan air hangat maupun dengan air dingin.
  4. Guyur air dari atas kepala, tiga kali di kanan dan tiga kali di kiri. Harus mendahulukan kanan dulu sebelum kiri.
  5. Gosok tubuh bagian depan dan belakang sebanyak tiga kali.
  6. Bersihkan sela-sela rambut, termasuk kumis dan jenggot jika kamu memilikinya.
  7. Bersihkan lipatan-lipatan yang ada di tubuh.
  8. Jika tidak sengaja menyentuh kemaluan, buang air kecil, atau buang air besar saat mandi wajib, kamu bisa berwudhu kembali di fase terakhir.

Waktu Pelaksanaan Mandi sebelum Puasa Ramadan

jam dinding

Hal lain yang tidak kalah sering ditanyakan adalah soal mandi puasa Ramadan jam berapa. Mayoritas orang mandi di sore hari, tepat sebelum salat tarawih hari pertama. Tapi, beberapa orang lain memilih untuk mandi pada dini hari sebelum imsak.

Lalu, bolehkah keramas saat puasa? Jika kamu ingin tahu apakah boleh mandi wajib saat puasa atau tidak, jawabannya juga boleh. Asalkan kamu membaca doa niat dengan benar dan melakukannya sesuai tata cara di atas.

Manfaat Spiritual Mandi sebelum Puasa Ramadan

muslim yang tersenyum bahagia

Secara syariat, mandi besar tepat sebelum puasa memang tidak wajib, terlebih jika kamu sedang tidak dalam keadaan junub. Tapi, ada manfaat spiritual yang tidak bisa diabaikan mengingat aktivitas ini dapat memberikan ketenangan untuk menyambut bulan suci dan penuh berkah ini. 

Supaya lebih rileks dan tenang, kamu bisa mandi dengan air hangat. Itulah kenapa kamu harus punya water heater Ariston di rumah. Ada seri yang gas dan listrik, dua-duanya bisa memanaskan air dengan super cepat. Jadi, bisa kamu pakai kapanpun, termasuk pada malam hari atau dini hari. 

Kamu tinggal doa mandi puasa Ramadan, lalu lakukan rukun dan tata caranya tanpa harus repot memanaskan air di kompor. Jadi, siap untuk membawa pulang water heater Ariston pilihan kamu?