Cara Kerja Water Heater Gas Ariston: Memahami Proses Pemanasan Instan yang Efisien
Sebagian besar dari kamu mungkin sudah familier dengan water heater listrik. Jenis pemanas ini populer karena mudah diinstal dan biaya perawatannya rendah.[1] Tapi, apakah kamu tahu kalau ada water heater yang sumber energinya dari gas? Lalu kira-kira, bagaimana cara kerja water heater gas?
Jika kamu belum tahu, maka kamu tidak perlu khawatir. Pasalnya, kamu bisa menemukan penjelasan soal proses pemanasan airnya di sini, khususnya untuk water heater gas Ariston yang punya sistem pemanas instan dan efisien.
Selain cara kerja, ada juga prinsip dasar dan komponen utama, langkah-langkah detail, keunggulannya dibandingkan water heater listrik, fitur keamanan, hingga tips merawatnya.
Prinsip Dasar dan Komponen Utama Water Heater Gas

Prinsip dasar alat yang satu ini adalah penggunaan gas untuk memanaskan air. Penggunaan gasnya pun cukup beragam, mulai dari gas alam hingga gas LPG. Keduanya sama-sama bisa memantik api untuk memanaskan air di dalam tangki.
Sumber energi inilah yang membuatnya berbeda dengan water heater listrik, solar panel, dan heat pump. Tujuannya memang sama, yaitu agar air yang tadinya dingin menjadi panas. Hanya saja, sumber pemanasnya berbeda-beda.
Sebelum membahas bagaimana cara kerja pemanas air bertenaga gas, kamu perlu tahu dulu apa saja komponen utamanya.
Totalnya ada lima komponen yang paling esensial, yaitu:
- Tangki, fungsinya untuk tempat penyimpanan air.
- Flow sensor, fungsinya untuk memberikan sinyal pada burner dan memulai proses pemanasan air dengan gas.
- Burner, fungsinya untuk membakar gas dan menghasilkan panas.
- Heat exchanger, fungsinya untuk memindahkan energi panas dari gas ke air.
- Thermostat, fungsinya untuk mengatur suhu air ke temperatur paling ideal dan memantaunya agar tetap stabil selama penggunaan.
Cara Kerja Water Heater Gas Ariston

Setelah tahu prinsip dasar dan komponen utamanya, kini saatnya untuk membahas bagaimana cara kerja water heater gas. Ketika kamu membuka katup gas pada water heater, proses pemanasan pun akan dimulai.
Berikut adalah cara kerja water heater gas Ariston:
- Ketika katup gas terbuka, gas akan masuk ke komponen burner dan siap untuk dibakar.
- Jadi, pada saat menyalakan keran atau shower head, komponen flow sensor akan langsung mengirimkan sinyal pada burner kalau ada aliran air dingin yang akan masuk ke dalam tangki.
- Setelah air dingin masuk ke bagian bawah tangki, flow sensor kembali akan memberi sinyal pada burner untuk memulai proses pemanasan.
- Selain proses pemanasan dengan burner, komponen heat exchanger juga akan membantu proses pemanasan dengan memindahkan energi panas dari gas ke air.
- Air panas akan dialirkan melalui pipa dan selang, kamu bisa menyesuaikan suhunya dengan thermostat.
- Setelah suhunya sesuai, air akan keluar melalui keran atau shower head.
Sebenarnya, cara kerja water heater listrik tidak jauh berbeda dengan yang gas. Hal yang membuatnya berbeda hanya sumber energinya saja. Begitu juga dengan water heater yang energinya berasal dari solar panel dan heat pump.
Keunggulan Water Heater Gas Dibanding Tipe Listrik

Setelah kamu mengenal bagaimana cara kerja water heater yang menggunakan energi gas di atas, kini kamu pasti paham soal keunggulan water heater listrik. Keunggulan utamanya yaitu proses instalasi yang mudah dan juga biaya perawatan murah.
Namun, tahukah kamu jika pemanas air bertenaga gas juga punya banyak keunggulan?
Beberapa contohnya seperti:
- Dampak lingkungan lebih minim, mengingat energi gas lebih sustainable daripada energi listrik. Sedangkan water heater listrik bisa memicu dampak lingkungan yang lebih tinggi.[2]
- Harga lebih murah, mengingat harga pemanas air gas Ariston ada di kisaran Rp2,6 sampai Rp4,6 jutaan. Sedangkan harga tipe listrik ada di kisaran Rp5,8 sampai Rp17,7 jutaan.
- Bisa tetap menyala saat mati listrik, jadi kamu bisa tetap mandi, cuci tangan, cuci muka, dan menikmati air panas dalam aktivitas lain saat listrik sedang padam.
Fitur Keamanan Penting pada Water Heater Gas Ariston

Hal lain yang tidak kalah penting untuk kamu ketahui adalah fitur keamanan di dalam sistem pemanas air.
Khusus untuk produk Ariston, kamu bisa menemukan fitur-fitur keamanan ekstranya antara lain:
- Mencegah api menyala saat tidak ada aliran air di dalam tangki.
- Aliran gas akan berhenti saat tidak ada api, jadi kamu tidak perlu khawatir soal kebocoran gas.
- Jika suhu air terlalu tinggi, burner akan mati secara otomatis.
- Komponen pemanas terbuat dari tembaga, sehingga antikarat dan tahan lama.
Tips Perawatan untuk Memastikan Water Heater Gas Bekerja Optimal

Supaya unit pemanas air tetap bekerja secara optimal, kamu wajib melakukan perawatan rutin.
Ada beberapa tips merawat water heater gas, antara lain:
- Rutin bersihkan unit pemanas air, terutama bagian selang pembuangan dan burner.
- Cek pipa secara berkala, jadi jika ada kebocoran gas kamu bisa mengatasinya dengan cepat.
- Hindari mengatur suhu terlalu panas, idealnya antara 45-50°C.[3]
- Periksa termostat dan katup gas untuk memastikan tidak ada kerusakan dan keduanya berfungsi secara optimal.
- Jika perlu, panggil tukang service profesional untuk perawatan rutin.
Lengkapi Kenyamanan saat Mandi dengan Water Heater Ariston

Jika membutuhkan water heater gas, kamu bisa langsung menghubungi Ariston untuk melakukan pemesanan produknya sekarang juga! Terutama bagi kamu yang ingin menambah kenyamanan saat mandi dan aktivitas lain yang sejenis.
Terlebih karena kini kamu sudah tahu cara kerja water heater gas yang super cepat dan aman. Jadi, tunggu apa lagi? Ayo segera upgrade sistem pemanas air di rumah dengan produk Ariston! Proses produksinya dibuat dengan standar Eropa dengan kualitasnya yang sudah pasti terjaga.