Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Cek Hukumnya!
Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa salah satu rukun puasa adalah menahan diri dari makan dan minum. Karena itu, segala aktivitas yang berkaitan dengan memasukkan sesuatu ke dalam mulut sering kali menimbulkan kekhawatiran. Termasuk menggosok gigi, yang membuat sebagian orang ragu karena takut dapat membatalkan puasa. Tak sedikit pula yang bertanya-tanya, apakah sikat gigi membatalkan puasa saat Ramadan tiba?
Ternyata, apa hukumnya gosok gigi saat puasa adalah boleh dengan syarat tertentu. Selama kamu tidak menelan air dan pasta gigi, para ulama membolehkannya. Hanya saja, beberapa ulama lain punya pendapat yang berbeda dan menganggapnya makruh. Hal ini tergantung cara dan waktu sikat gigi.
Pelajari lebih lanjut mengenai apakah boleh sikat gigi saat puasa di siang hari dalam syariat Islam dalam penjelasan berikut.
Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa?

Bicara soal hal yang membatalkan puasa, sebenarnya sikat gigi tidak termasuk ke dalamnya. Tidak ada ayat Al-Qur’an maupun hadis sahih yang melarang umat Islam sikat gigi saat puasa. Menurut beberapa hadist, Rasulullah saw. bahkan sangat suka bersiwak (sikat gigi), meski tidak secara spesifik membahasnya saat puasa.
Contohnya seperti hadis Sunan An-Nasa'i Nomor 7 Kitab Thaharah yang berbunyi:
أَخْبَرَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ أَبِي الزِّنَادِ، عَنِ الأَعْرَجِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ " لَوْلاَ أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلاَةٍ " .
Artinya: Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah bersabda: “Seandainya tidak memberatkan umatku, pasti aku akan memerintahkan mereka untuk menggunakan siwak setiap sebelum salat.”[1]
Pada hadis Sunan An-Nasa'i Nomor 5 Kitab Thaharah, anjuran ini juga disampaikan oleh Aisyah (atas ajaran Rasulullah), yang berbunyi:
" السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ "
Artinya: “Siwak adalah sarana penyucian untuk mulut dan menyenangkan bagi Tuhan.”[2]
Pendapat Ulama

Rasulullah menyukai hal-hal bersih, sehingga dia selalu mengajarkan kebersihan pada umat-umatnya. Lalu, apakah sikat gigi membatalkan puasa menurut NU? Beberapa ulama NU menganggapnya sebagai hal yang makruh karena takut ada yang tertelan.
Sayang rasanya jika kamu sudah niat puasa Ramadan dan beribadah seharian tapi harus batal karena menelan air, pasta gigi, atau bulu pada sikat gigi. Jika tidak sengaja, sebenarnya puasa tidak batal. Tapi, kebanyakan ulama menganggapnya sebagai hal makruh yang sebisa mungkin harus dihindari.
Beberapa ulama juga memiliki pandangan dan pendapat berbeda soal apakah boleh sikat gigi saat puasa di sore hari dan di siang hari. Sebagian menganjurkan kapan sikat gigi saat puasa, yaitu sebelum imsak tiba dan di malam hari sebelum tidur.
Tapi intinya, sebagian besar ulama setuju bahwa hukum sikat gigi saat puasa itu boleh di pagi hari dan makruh setelah zawal (siang). Jadi, pastikan kamu menyikat gigi dengan cara yang benar dan di waktu yang tepat.
Syarat Sikat Gigi agar Tidak Membatalkan Puasa

Kamu sudah tahu aturan soal apakah boleh sikat gigi saat puasa atau tidak. Sebenarnya boleh, asalkan kamu menghindari kesalahan umum dan memenuhi syarat sikat gigi saat puasa berikut:
- Wajib hati-hati agar tidak ada air, pasta gigi, dan bulu sikat gigi yang tertelan sama sekali.
- Dianjurkan untuk menggosok gigi di malam hari, sebelum imsak, atau di pagi hari. Hal ini karena beberapa ulama berpendapat bahwa hukum sikat gigi di siang dan sore hari saat puasa itu makruh.
- Jika bisa, gunakan siwak atau sikat gigi tanpa pasta gigi agar lebih aman.
- Apabila tidak nyaman dan harus memakai pasta gigi, pastikan kamu kumur-kumur hingga bersih hingga rasanya hilang.
- Hindari kumur-kumur dengan mouthwash selama puasa, terlebih jika kamu terbiasa kumur-kumur hingga ke area tenggorokan.
- Pastikan untuk menyikat gigi dengan perlahan, jangan terlalu kasar hingga membuat gusi berdarah.
Pertanyaan Lain tentang Menjaga Kebersihan saat Puasa

Selain soal sikat gigi, ada banyak pertanyaan lain terkait dengan menjaga kebersihan selama puasa. Hal ini karena kebersihan adalah sebagian dari iman di dalam Islam. Tapi terkadang, muncul rasa ragu saat kamu sedang menjalankan ibadah lainnya seperti puasa di bulan Ramadan.
Misalnya saja soal apakah boleh mandi wajib saat puasa atau bolehkah keramas saat puasa. Sama seperti sikat gigi, keduanya adalah hal yang diperbolehkan. Kamu bisa membaca doa mandi puasa Ramadan dan melakukan aktivitas mandi seperti biasanya.
Selama tidak ada air yang tertelan, maka ibadah puasa kamu tetap aman. Jadi, kamu bisa tetap menjaga kebersihan tubuh dan mulut meski sedang berpuasa seharian. Jangan sampai kamu malah bau mulut dan bau badan karena tidak dianjurkan dalam Islam dan bisa mengganggu orang lain.
Soal suhu air pun tidak ada aturan khusus yang melarang tentangnya. Hasilnya, kamu bisa mandi, sikat gigi, dan wudhu dengan air hangat agar terasa lebih nyaman. Terlebih jika kamu harus melakukan aktivitas ini saat subuh atau sebelum imsak, mengingat suhu air di waktu-waktu ini terlalu dingin.
Untuk mencapai suhu air yang ideal dan nyaman sesuai kebutuhan, kamu bisa menggunakan water heater Ariston. Ada seri gas dan listrik, keduanya sama-sama sesuai untuk kebutuhan keluarga sehari-hari. Jadi, kamu bisa beribadah dengan tenang tanpa harus kedinginan saat harus membersihkan diri.
Jadi, setelah tahu jawaban dari apakah sikat gigi membatalkan puasa dan soal cara membersihkan diri yang lain, langkah selanjutnya adalah memilih water heater terbaik. Kamu bisa melihat semua koleksi water heater di Ariston dan memilih sesuai preferensi pribadi. Ayo beli sekarang juga untuk kenyamanan kamu!