Apakah Demam Boleh Mandi? Fakta Kesehatan dan Tipsnya
Ketika demam, sering kali kamu menghadapi dilema apakah harus mandi atau tidak. Jika tidak mandi, badan biasanya terasa lengket dan tidak nyaman. Tapi kalau mandi, kamu khawatir kondisi akan semakin parah. Jadi, apakah demam boleh mandi atau lebih baik menunggu hingga sembuh?
Banyak orang menganggap bahwa mandi bisa memperburuk demam. Tapi ternyata, hal ini tidak sepenuhnya benar. Sebab, ada yang malah memperoleh manfaat saat mandi, bahkan bisa mempercepat waktu pulih. Karena itu, yuk, kenali mana yang mitos dan mana yang fakta soal topik ini!
Mengulik Fakta tentang Mandi saat Demam

Jika kamu bertanya-tanya apakah boleh mandi saat demam, sebenarnya aktivitas ini tidak akan jadi masalah. Tapi, kamu melakukannya dengan benar.
Jika hanya tersisa demam saja tanpa ada gejala yang lain, kamu bisa melakukannya. Namun bila masih ada pusing, mual, dan lemas, sebaiknya ditunda.
Jadi pertama-tama, pastikan kondisi kamu stabil dulu sebelum mandi. Setelah itu, kamu bisa menggunakan air hangat untuk membersihkan diri. Selain bisa membuat tubuh lebih nyaman, aktivitas ini juga bisa bantu menurunkan suhu tubuh. Konsepnya mirip dengan saat mengompreskan handuk hangat di dahi.
Faktanya, penguapan air hangat dari permukaan kulit bisa membantu mendinginkan tubuh. Paling ideal di kisaran suhu 29-32°C.[1] Hindari suhu yang lebih panas dari itu, mengingat air panas bisa membuat kondisimu semakin memburuk. Pasalnya, air yang terlalu panas malah membuat suhu tubuh meningkat.
Lalu, apakah saat demam boleh mandi air dingin? Karena tubuh terasa panas, banyak yang berpikir bahwa air dingin bisa membantu menurunkannya.
Tapi faktanya, efek mandi air dingin saat demam malah membuat kamu menggigil, yang pada akhirnya meningkatkan suhu tubuh. Hasilnya, demam akan memburuk.
Manfaat Mandi saat Demam

Pada penjelasan di atas, kamu sudah punya gambaran soal manfaat mandi air hangat saat demam.
Tapi agar kamu lebih paham, berikut adalah penjelasan lengkapnya:
- Bisa membuat tubuh lebih segar karena bebas dari gatal dan rasa lengket.
- Menurunkan suhu tubuh dan bantu mengatasi demam.
- Membuat otot lebih rileks dan nyaman.
Tips Mandi yang Aman saat Demam

Ada beberapa cara mandi saat demam yang bisa kamu ikuti agar lebih aman, yaitu:
1. Pastikan Suhu Air Ideal
Pada penjelasan di atas, kamu pasti sudah paham kenapa suhu air harus ideal. Jangan terlalu panas, tapi di saat bersamaan juga tidak boleh terlalu dingin.
Pastikan airnya hangat di kisaran 29-32°C. Suhunya bisa kamu naikkan sedikit selama masih terasa hangat-hangat kuku.
2. Pilih Waktu yang Tepat
Banyak orang bertanya-tanya apakah boleh mandi malam atau tidak. Pada situasi normal, aktivitas ini sangat boleh kamu lakukan. Hingga kini, belum ada penelitian tentang bahaya mandi malam yang terbukti secara ilmiah. Tapi, kamu memang perlu menghindarinya ketika masih sakit demam.
Secara garis besar, waktu yang tepat untuk mandi saat demam adalah di siang hari agar cuaca tidak terlalu dingin. Hal ini untuk menghindari potensi menggigil.
3. Durasi Harus Singkat
Hal lain yang perlu kamu perhatikan adalah durasi. Idealnya kamu perlu menyelesaikan mandi dalam waktu kurang dari 15 menit.[2] Jika terlalu lama, bukan tidak mungkin tubuh akan mulai menggigil. Jadi, selalu usahakan untuk menyelesaikannya secepat mungkin agar cepat pulih, ya!
Lalu, apakah demam boleh mandi keramas? Sebenarnya boleh-boleh saja jika rambut kamu sudah terasa lepek, gatal, dan mengganggu. Tapi, tetap jaga durasi agar tidak terlalu lama di kamar mandi. Setelah selesai pun, pastikan kamu langsung segera mengeringkannya dengan hairdryer dan handuk.
Selain rambut, tubuh kamu pun harus kering sempurna. Tujuannya pun sama, yaitu agar tubuh kamu tidak menggigil. Ini adalah masalah yang paling umum terjadi saat kamu mandi dalam keadaan demam. Maka dari itu, wajib lakukan apapun untuk mencegahnya.
4. Bisa Lap Saja
Pada beberapa kasus, kamu tidak punya tenaga untuk berdiri lama ketika demam. Tubuh terasa terlalu lemah dan lemas hanya untuk berjalan ke kamar mandi. Terlebih jika terasa pusing, sakit kepala, atau gejala lain. Bila ini terjadi pada kamu, lebih baik kamu mengelap tubuh saja dengan handuk basah.
Tujuannya sama, yaitu untuk membersihkan tubuh dari rasa lengket akibat keringat yang tidak nyaman. Tapi lebih aman karena kamu tidak perlu khawatir kolaps di kamar mandi. Caranya cukup dengan menyiapkan satu wadah air hangat dan handuk bersih. Lalu, lap handuk ke seluruh tubuh.
5. Perbanyak Minum Air Putih dan Istirahat
Setelah mandi, bukan berarti kamu harus langsung melakukan aktivitas sehari-hari lain. Jika tubuh masih belum terasa fit, kamu bisa kembali istirahat agar cepat pulih. Para ahli berspekulasi bahwa tidur berpotensi meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan bisa membantu mereka sembuh lebih cepat.[3]
Selain itu, pastikan juga tubuh kamu selalu terhidrasi dengan baik, entah itu saat masih demam maupun saat sudah pulih. Caranya adalah dengan rajin minum air putih. Hal ini karena suhu tubuh tinggi akibat demam bisa membuat kamu kehilangan cairan dan dehidrasi.[4] Jadi, cairannya harus segera diganti.
Kesimpulan
Pada dasarnya, mandi saat demam itu boleh dan sah-sah saja, terlebih jika tujuannya untuk membersihkan diri. Tapi, pastikan kamu mandi dengan cara yang benar agar tubuh tidak menggigil dan memperburuk keadaan. Entah dari suhu air, waktu mandi, dan lainnya terasa sempurna sebelum mandi.
Jadi bila kamu masih ragu apakah demam boleh mandi, kini sudah tidak perlu waswas lagi. Selama kamu punya water heater listrik atau water heater gas Ariston, mandi akan terasa lebih nyaman. Pasalnya, ada fitur yang bisa mengatur suhu ideal versi kamu dan mempertahankannya. Jadi, ayo coba sekarang juga!