Tentara dan Vespa Italia

17/01/2018
Tentara dan Vespa Italia_1
“…Naik vespa keliling kota, sampai Binaria, hatiku jadi gembira…”. Kalimat tersebut merupakan salah satu bait lirik lagu yang berjudul “Piknik 72” dari salah satu band beraliran pop retro asal Jakarta, Naif. Berbicara tentang Vespa, kendaraan roda dua asal Italia ini merupakan salah satu kendaraan roda dua yang jumlahnya tidak sedikit di negara Indonesia.

Vespa, kendaraan roda dua yang saat ini menjadi salah satu kendaraan popular untuk segala jenis usia, masih sering terlihat melintas di jalanan kota-kota besar hingga jalanan pedesaan di Indonesia. Hal itu dapat kita rasakan dengan menjamurnya komunitas vespa di belahan Indonesia. Mulai dari komunitas vespa antik, matik, gembel, hingga komunitas vespa klasik.

Berbicara vespa klasik, ada satu jenis vespa yang mengandung unsur sejarah bagi bangsa Indonesia. Vespa dengan seri VLGB atau biasa dikenal dengan nama lain vespa kongo, merupakan jenis vespa yang dijadikan penghargaan kepada kontingen Pasukan Penjaga Perdamaian Indonesia yang bertugas di negara Kongo. Pasukan tersebut bernama Kontingen Garuda (disingkat KONGA atau Pasukan Garuda).

Setelah menyelesaikan tugas perdamaian tersebut, Pasukan Garuda menerima tanda penghargaan dari Pemerintah Republik Indonesia berupa vespa. Vespa yang special ini diproduksi di negara Jerman dan berbeda dengan vespa klasik pada umumnya. Secara teknis, vespa ini memiliki tingkat kelengkapan yang lebih daripada vespa buatan Italia lainnya (VBB1T maupun VBB2T).

Selain itu yang membedakan vespa kongo dari vespa lain yang satu tipe, disematkan tanda nomor prajurit yang bersangkutan pada sisi sebelah kiri handlebar (stang) yang berbentuk ouval terbuat dari bahan kuningan serta sebuah piagam penghargaan yang menyertainya. Manakala vespa-vespa tersebut berseliweran di jalan raya, sebagian masyarakat menyebutnya vespa kongo.

Yang menarik dari vespa kongo adalah pemberiannya kepada mantan Pasukan Garuda, menggunakan tradisi militer dalam hal kepangkatan. Vespa berwarna hijau dengan kapasitas mesin 150cc diberikan kepada perwira sedangkan untuk vespa kuning dengan kapasitas mesin 125cc, diberikan kepada prajurit yang tingkat kepangkatannya lebih rendah.

Di Italia sendiri, jenis vespa ini cukup popular dan jadi vespa yang banyak dicari orang. Selain bentuknya yang unik, di Italia sendiri vespa ini banyak digunakan oleh pengendara perempuan. Italia memiliki kekayaan akan banyak hal, termasuk kendaraan roda dua ini yang telah menjadikan Italia sebagai negara dengan kekayaan akan dunia klasiknya. Vespa sudah jadi bagian dari budaya Italia, di setiap sudut kota, vespa berkeliaran di mana-mana, bahkan di negara-negara lain seperti Indonesia pun vespa memiliki kekuatan persaudaraan yang kental.
Highlights